Aplikasi Multilayered Edible Coating Dengan Variasi CaCl2 Pada Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.)
Abstrak
Edible coating merupakan suatu lapisan tipis yang dibuat dari bahan yang dapat dimakan (edible), Dibentuk untuk melapisi suatu produk pangan sedangkan Multilayered merupakan pelapis anti mikroba berlapis-lapis yang dapat dimakan dan berpengaruh terhadap umur simpan dan kualitas buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan penggunaan Multilayered edible coating. Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode eksperimental dengan sekian perlakuan dengan konsentrasi cacl2 0,5 gram, 1 gram dan 1,5 gram. Pengujian yang digunakan yaitu uji susut bobot, uji vitamin c, uji pH dan dengan uji anova dengan perlakuan variasi CaCl2 yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian kualitas buah tomat terbaik dengan penggunaan multilayered edible coating pada konsentrasi CaCl2 tberpengaruh terhadap susut bobot dan kurang berpengaruh pada vitamin C dan nilai pH . Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan teknologi untuk mempertahankan mutu buah tomat dengan membuat multilayered edible coating berbahan dasar pati pisang tundang, CMC, CaCl2, dan kitosan.
Kata kunci: Edible coating; CaCl2; Susut bobot; Vitamin C; Tomat
Edible coating merupakan suatu lapisan tipis yang dibuat dari bahan yang dapat dimakan (edible), Dibentuk untuk melapisi suatu produk pangan sedangkan Multilayered merupakan pelapis anti mikroba berlapis-lapis yang dapat dimakan dan berpengaruh terhadap umur simpan dan kualitas buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan penggunaan Multilayered edible coating. Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode eksperimental dengan sekian perlakuan dengan konsentrasi cacl2 0,5 gram, 1 gram dan 1,5 gram. Pengujian yang digunakan yaitu uji susut bobot, uji vitamin c, uji pH dan dengan uji anova dengan perlakuan variasi CaCl2 yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian kualitas buah tomat terbaik dengan penggunaan multilayered edible coating pada konsentrasi CaCl2 tberpengaruh terhadap susut bobot dan kurang berpengaruh pada vitamin C dan nilai pH . Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan teknologi untuk mempertahankan mutu buah tomat dengan membuat multilayered edible coating berbahan dasar pati pisang tundang, CMC, CaCl2, dan kitosan.
Kata kunci: Edible coating; CaCl2; Susut bobot; Vitamin C; Tomat