Dimasmu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Terapan
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu
<blockquote data-path-to-node="9"> <p data-path-to-node="9,0">Dimasmu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Terapan merupakan jurnal ilmiah open-access yang dikelola oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Bandung. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun (April dan Oktober) sebagai wadah publikasi hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penerapan, pemanfaatan, dan hilirisasi teknologi terapan untuk menyelesaikan masalah di masyarakat.</p> <p data-path-to-node="9,1">Ruang Lingkup (Focus & Scope): Jurnal ini menerima artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan multidisiplin berbasis teknologi terapan, meliputi:</p> <ol start="1" data-path-to-node="9,2"> <li> <p data-path-to-node="9,2,0,0">Teknologi Tepat Guna & Inovasi Lokal: Penerapan rekayasa teknik, otomasi, dan inovasi sains untuk UMKM dan masyarakat desa.</p> </li> <li> <p data-path-to-node="9,2,1,0">Teknologi Informasi & Digitalisasi Masyarakat: Pemanfaatan IT, sistem informasi, dan media digital untuk pemberdayaan sosial, pendidikan, serta ekonomi kreatif.</p> </li> <li> <p data-path-to-node="9,2,2,0">Teknologi Kesehatan & Lingkungan: Penerapan inovasi kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan, dan sanitasi berbasis teknologi.</p> </li> <li> <p data-path-to-node="9,2,3,0">Teknologi Industri Kreatif & Desain: Inovasi desain produk, kriya tekstil, dan fashion berbasis teknologi proses dan manufaktur.</p> </li> </ol> </blockquote>id-ID[email protected] (Dwi Purliantoro)[email protected] (Molly Mustikasari)Rab, 18 Jun 2025 00:00:00 +0700OJS 3.2.1.1http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60PENGEMBANGAN AKUN INSTAGRAM DESA MEKARWANGI DALAM MENINGKATKAN JANGKAUAN PELAYANAN MASYARAKAT
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/611
<p>Salah satu wujud dari perkembangan teknologi adalah adanya media sosial, yang selain dijadikan sebagai media komunikasi, penambah penghasilan, dan pemasaran juga merupakan media untuk penyelesaian masalah-masalah yang bersifat untuk kepentingan umum, seperti pemerintahan. Integrasi teknologi dengan menggunakan media sosial telah dilakukan oleh Desa Mekarwangi, Tarogong Kaler, Garut. Akses informasi yang sebelumnya sulit bagi masyarakat secara umum diatasi dengan adanya akun Instagram Desa. Akan tetapi, sumber daya yang ada belum dapat memaksimalkan penggunaan Instagram sebagai media penyebaran informasi. Berangkat dari hal tersebut, adanya program pengabdian masyarakat (KKN) ini adalah untuk mengembangkan akun Instagram Desa untuk meningkatkan jangkauan informasi desa kepada masyarakat melalui instagram. Metode pelaksanaan program terdiri dari tiga tahap yaitu; perencanaan, pengembangan, dan pemantauan. Dalam tahap pengembangan ini mencakup pengelolaan konten yang lebih terstruktur, dan pembuatan template visual yang menarik. Hasil dari adanya program ini dapat terlihat dari peningkatan aktivitas instagram secara signifikan, akun Instagram Desa Mekarwangi berhasil memperluas jangkauan informasi desa dengan bertambahnya pengikut instagram yang awalnya 119 menjadi 133. Akun yang sebelumnya pasif kini lebih aktif dalam mempromosikan kegiatan desa dan memfasilitasi akses informasi publik.</p> <p> </p> <p>Kata kunci: Instagram, Media Sosial, Pelatihan, Pengembangan Akun</p>Sabila Febrianti, Rizky Amalia, Naufal Rabbi, Nada Puspa, Z.A Pratiwi, Mohamad Falatehan F.K, Husna Hasya, Muhammad Ryan R.H, Muhammad Reza S, Haryanto
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UM Bandung
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/611Rab, 18 Jun 2025 00:00:00 +0700PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PERAN GIZI SEIMBANG DI DESA PADAMULYA
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/610
<p>Dinas Kesehatan Nasional menjalankan program “Pencegahan Stunting” yang mencakup Intervensi Gizi Spesifik dan Sensitif. Intervensi Spesifik berfokus pada anak dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan, berkontribusi pada penurunan stunting sebesar 30%, sementara Intervensi Sensitif melibatkan upaya peningkatan akses air bersih, sanitasi, dan edukasi kesehatan. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 mendefinisikan stunting sebagai gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, serta menetapkannya sebagai prioritas nasional. Program pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui penyuluhan di Desa Padamulya untuk mendukung program pemerintah, memberikan informasi, dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang peran gizi seimbang sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting dengan metode kuesioner untuk mengevaluasi pemahaman masyarakat. Program ini bertujuan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting. Kegiatan dimulai pada pukul pada pukul 10.00 WIB pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024 di Desa Padamulya. Peserta kegiatan ini berjumlah sekitar 28 orang dan mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai. Berdasarkan hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta penyuluhan yaitu tergolong sangat baik sebesar 100 %.</p>fauzia ningrum syaputri
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UM Bandung
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/610Rab, 18 Jun 2025 00:00:00 +0700PENYULUHAN LANGKAH STRATEGIS PENURUNAN ANGKA KEJADIAN STUNTING DI DESA PADAMULYA
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/609
<p><em>Stunting</em> diketahui adalah suatu representasi atau sinyal dari sebuah status anak yang berada pada tahap kurangnya gizi serta memiliki sifat yang kronis, terjadi saat masa dan periode tumbuh kembang yang biasanya terjadi pada awal mula kehidupan di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) diketahui sebagai masa yang sangat penting sebab memiliki relevansi terkait awal kehidupan hingga nanti pada kehidupan di masa depan. Berdasarkan data yang tercatat, tingkat dan jumlah angka <em>stunting</em> khususnya di daerah Jawa Barat sendiri pada 2023 sebesar 21,7 % yang mana diketahui semakin meningkat daripada tahun 2022 yaitu 20,2 %. Berlandaskan permasalahan tersebut pada akhirnya menjadikan pondasi kami untuk pada akhirnya melakukan pengabdian masyarakat yang berlokasi di Desa Padamulya. Adapun metode yang dipakai antara lain ialah edukasi untuk menciptakan <em>awareness</em> yang berupa sosialisasi terkait dengan pencegahan stunting. Penyuluhan Stunting ditujukan pada kader serta masyarakat Desa Padamulya. Kegiatan dimulai pada pukul pada pukul 10.00 WIB pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024 di Desa Padamulya. Peserta kegiatan ini berjumlah sekitar 28 orang dan mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai. Berdasarkan hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta penyuluhan yaitu tergolong cukup sebanyak 11,11 % dan tergolong sangat baik sebesar 88,89 %.</p>fauzia ningrum syaputri
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UM Bandung
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/609Rab, 18 Jun 2025 00:00:00 +0700STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA CIHERANG KABUPATEN CIANJUR MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/626
<p><em>Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, yang berpotensi menghambat tumbuh kembang anak dan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Program KKN "Generasi Sehat, Tumbuh Optimal" yang dilaksanakan di Desa Ciherang bertujuan untuk mengatasi permasalahan stunting melalui pendekatan partisipatif dan berbasis aset (Asset-Based Community Development/ABCD). Program ini melibatkan masyarakat dalam serangkaian kegiatan edukasi mengenai gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pentingnya intervensi pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan yang dilakukan mencakup sosialisasi kepada calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, serta penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader posyandu di tingkat desa. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat dan meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pencegahan stunting. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang dan langkah-langkah pencegahan stunting yang lebih baik, serta terjadinya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak yang optimal. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa lain dalam upaya penanggulangan stunting secara berkelanjutan dan efektif.</em></p>Taufik Herawan, Lisna Lisnawati
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UM Bandung
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/626Rab, 18 Jun 2025 00:00:00 +0700PENINGKATAN KUALITAS USAHA UMKM MELALUI PEMASANGAN PLANG NAMA JALAN DESA CIMANGANTEN KECAMATAN TAROGONG KALER GARUT
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/703
<p>Dalam melaksanakan program kerja KKN UMB Kelompok 67 Desa Cimanganten Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut melakukan pembuatan plang jalan yang berfungsi untuk meningkatkan visibilitas lokasi usaha UMKM dan peningkatan jumlah penjualan UMKM yang ada di desa Cimanganten. Metode yang digunakan adalah metode Pada Penelitian ini, peneliti menggunakan jenis Penelitian Tindakan (Action Research). Penelitian tindakan berfokus pada pelaksanaan suatu tindakan dengan menguji coba ide dalam praktik atau situasi nyata dalam skala kecil, dengan harapan tindakan tersebut dapat memperbaiki, meningkatkan kualitas, dan membawa perubahan sosial. Hasil dari program kerja yang dilakukan yaitu terealisasinya jalan yang sudah ditentukan pada 3 titik lokasi pemasangan plang, yaitu gang KH. Moh. Komarudin, Gang Berkah, Gang Masjid Baiturrahman 2. sehingga masyarakat setempat maupun pendatang mudah menemukan lokasi UMKM di desa Cimanganten.Tahapan yang dilakukan dalam menjalankan program kerja ini meliputi survey lokasi, penentuan lokasi, pembuatan plang jalan, pemasangan plang jalan.</p>M Fauzi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UM Bandung
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/703Rab, 18 Jun 2025 00:00:00 +0700PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DENGAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) PADA MASYARAKAT DESA BARUSARI KABUPATEN GARUT
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/705
<p>Pelatihan pembudidayaan maggot <em>Black Soldier Fly</em> (BSF) di Desa Barusari, Kabupaten Garut, dilakukan untuk mengurangi sampah organik dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Masyarakat dengan mata pencaharian petani akan menghasilkan sampah organik dari aktifitas pertanian tersebut. Sampah hasil pertanian lebih cenderung untuk dibakar sehingga menyebabkan permasalahan udara sekitar. Pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk organik (kompos dan pupuk kandang) dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian, memperbaiki kualitas lahan secara berkelanjutan, dan mengurangi pencemaran lingkungan. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan materi tentang pengenalan Maggot dan pemanfaatannya serta cara pengolahan sampah yang efektif. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan cara budidaya Maggot dan kegiatan pendampingan budidaya Maggot hingga cara pengelolaan sampah yang baik. Dalam mengurangi sampah organik lebih efektif dengan membudidaya larva maggot karena dapat mengurangi sampah organic hingga 55%. Sampah organik yang didegradari oleh larva maggot lebih baik dibandingkan larva atau serangga lainnya. Selain itu, larva maggot dapat mengubah sampah organik (tanaman maupun hewan) sehingga menghasilkan produk dengan nilai yang ekonomis. Hasil penyuluhan yang diperoleh adalah bahwa kegiatan program pelatihan ini sangat bermanfaat dan dapat membantu masyarakat khususnya warga Kelurahan Barusari RW 03 dan 08 dalam penanganan sampah organik. Dengan melaksanakan pelatihan budidaya maggot BSF di kelurahan Barusari dalam program Kuliah Kerja Nyata dengan melakukan penyuluhan tentang pengenalan Maggot dan pemanfaatannya serta cara pengolahan sampah yang efektif. Menjelaskan teknologi sederhana untuk memudahkan masyarakat dalam budidaya maggot di rumah, melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat budidaya maggot dan cara pembuatan pupuk organik dari hasil penguraian.</p>M Fauzi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UM Bandung
https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/705Rab, 18 Jun 2025 00:00:00 +0700